DPR Desak Regulasi Ketat Lindungi UMKM dari Pembekuan Saldo di Platform Digital

05.07.2026


Komisi VII DPR RI mengintensifkan tekanan kepada pemerintah dan pelaku usaha ekonomi digital menyusul maraknya aduan pembekuan saldo dan akun para penjual online, khususnya di TikTok Shop. Anggota Komisi VII, Novita Hardini, mendesak Kementerian Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) memperkuat regulasi perlindungan bagi pelaku usaha kecil di ekosistem perdagangan elektronik. Menurut dia, negara harus kembali "berdaulat atas produk-produknya sendiri" dan memastikan UMKM tidak hanya kalah dalam persaingan bisnis, tetapi juga tidak dirugikan oleh sistem digital yang seharusnya melindungi mereka.

Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Senayan yang menghadirkan Kementerian UMKM dan Peradi DPC Bekasi, Novita mengkritik keras kasus pembekuan saldo sepihak terhadap para seller TikTok Shop. Ia menilai insiden tersebut menggambarkan lemahnya perlindungan negara terhadap pelaku UMKM di era ekonomi digital. Dana hasil penjualan, tegasnya, merupakan urat nadi keberlangsungan usaha kecil, sehingga penahanan saldo bukan sekadar isu administratif melainkan menyentuh langsung keberlangsungan hidup jutaan pelaku dan keluarga mereka.

Wakil Ketua Komisi VII DPR, Evita Nursanty, menyatakan DPR akan memanggil sejumlah platform e-commerce untuk meminta penjelasan dan mencari solusi yang dianggap adil bagi para pelaku UMKM. TikTok dan Tokopedia menjadi pihak yang diprioritaskan untuk dimintai keterangan terkait ratusan aduan pembekuan akun dan saldo, disusul rencana pemanggilan Shopee, Kementerian Komunikasi dan Digital, Kementerian Perdagangan, serta Komisi Pengawas Persaingan Usaha. Komisi VII menegaskan tidak akan berhenti pada satu sisi cerita dan akan mendengar langsung paparan dari pihak yang diadukan sebelum merumuskan langkah kebijakan berikutnya.

Novita menekankan bahwa persoalan ini tidak bisa semata-mata dibebankan kepada platform digital, sebab kasus tersebut juga mengindikasikan lemahnya pengawasan negara terhadap keseluruhan ekosistem perdagangan elektronik. Ia turut menyoroti dampak merger Tokopedia dengan TikTok yang dinilai belum menunjukkan keberpihakan nyata terhadap produk lokal, di tengah harapan bahwa platform digital seharusnya menjadi ruang akselerasi bagi UMKM. Di sisi lain, Evita menambahkan, diperlukan regulasi yang jelas dan tegas bagi marketplace maupun platform digital agar persoalan serupa tidak berulang dan tidak terus merugikan pelaku usaha kecil.


Philippines Customs Chief Signals ‘All-Out War’ After ₱980 Million Cigarette Bust in Cebu

The Philippines’ Bureau of Customs is ramping up its campaign against illicit trade after intercepting an estimated ₱980 million worth of illicit cigarettes hidden in 25 container vans at a private wharf in Mandaue City, Cebu. Customs Commissioner Ariel Nepomuceno framed the latest seizure as...

Read more


Gokongwei to Take 15% Stake in PhilWeb With ₱2 Billion AI Push

PhilWeb Corp. secured a strategic equity investment of about ₱2.03 billion from businessman Lance Y. Gokongwei, giving the listed technology firm fresh capital to accelerate its expansion into artificial intelligence-powered gaming infrastructure and compliance systems. The deal, executed...

Read more


UK Sees Supply-Chain Gains as Philippines Joins CPTPP Accession Pipeline

The Comprehensive and Progressive Agreement for Trans-Pacific Partnership is moving toward a new phase of expansion, with member economies agreeing to start preparatory discussions on potential accession by the Philippines, Indonesia and the United Arab Emirates. The decision was taken at the...

Read more


China Blasts Japan-Philippines Sea Boundary Talks as Breach of International Law

China escalated its criticism of planned maritime boundary talks between Japan and the Philippines, issuing a legal opinion that says the proposed delimitation in waters east of Taiwan “constitutes a severe violation of international law” and an “internationally wrongful act.” The document,...

Read more


Pretrial in Duterte Impeachment Stretched to Fifth Day Amid Massive Documentary Record

The impeachment pretrial of Philippine Vice President Sara Duterte is nearing completion after stretching into a fifth day, as her defense team and House prosecutors moved to finalize the painstaking marking of thousands of pages of documentary evidence. The pretrial conference, which began...

Read more